Apazol

Apazol adalah obat yang biasa digunakan sebagai obat penenang, anti konvulsan, dan relaksan otot. Apazol mengandung alprazolam, obat yang termasuk golongan benzodiazepine. Berikut ini adalah informasi lengkap apazol yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

 

INDIKASI
Apazol (alprazolam) banyak digunakan untuk mengobati gangguan kecemasan.

Apazol (alprazolam) juga diindikasikan untuk pengobatan jangka pendek pada gangguan panik, dengan atau tanpa agoraphobia. Namun, obat ini tidak lagi menjadi pilihan utama, karena obat-obat golongan selective serotonin reuptake inhibitor biasanya lebih diutamakan. Di beberapa negara seperti Australia, obat ini tidak lagi dianjurkan untuk pengobatan gangguan panik karena kekhawatiran mengenai toleransi, ketergantungan dan penyalahgunaan.

Dapat digunakan dalam kombinasi dengan obat lain untuk mengatasi mual dan muntah akibat kemoterapi.

KONTRAINDIKASI
Pasien yang hipersensitif terhadap golongan benzodiazepin.
Glaukoma sudut sempit akut.
Miastenia gravis, insufisiensi pulmonary akut, kondisi fobia dan obsesi psikosis kronik.
Anak dan bayi prematur.

DOSIS DAN CARA PEMBERIAN
Dewasa:
0,25-0,5 mg, 3 kali sehari. Jika perlu dosis dapat dinaikkan dengan interval 3-4 hari hingga maksimum 4 mg sehari dalam dosis terbagi.

Untuk pasien lanjut usia, debil (lemah) dan gangguan fungsi hati berat:
0,25 mg, 2-3 kali sehari, ditingkatkan bertahap jika perlu.
PERINGATAN DAN PERHATIAN
Dapat terjadi ketergantungan, hindari pemakaian jangka panjang.
Jangan digunakan sebagai pengobatan tunggal pada pasien depresi atau kecemasan dengan depresi.
Pasien penyakit hati dan ginjal kronik, penyakit pernafasan, kelemahan otot dan riwayat penyalahgunaan obat atau alkohol, penderita kelainan kepribadian yang nyata.
Hati-hati pemakaian pada penderita insufisiensi pulmonary kronik.
Selama menggunakan obat ini dilarang mengendarai atau mengoperasikan mesin.
Wanita hamil dan menyusui.
Pemakaian pada anak di bawah usia 10 tahun tidak diketahui keamanannya dengan pasti.

EFEK SAMPING
Mengantuk, kelemahan otot, ataksia, amnesia, depresi, light-headedness, bingung, halusinasi, pandangan kabur.

Jarang terjadi: sakit kepala, insomnia, reaksi paradoksikal, tremor, hipotensi, gangguan gastrointestinal, ruam, perubahan libido, menstruasi tidak teratur, retensi urin, diskrasia darah dan ikterus.

INTERAKSI OBAT
Efek ditingkatkan oleh depresan saraf pusat, alkohol dan barbiturat.
Ekskresi dihambat oleh simetidin.

Apazol diproduksi oleh ;
PT. Dexa Medica
Palembang – Indonesia

Untuk pemesanan – Segera hubungi (email)
infokliksaja@gmail.com

Simpan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s